bicara

kartu nama

kartu nama

efrain

efrain

Minggu, 16 Juni 2013

Kader PDIP Sulteng Kursus Empat Pilar

PALU, MERCUSUAR - Empat pilar bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI harus menjadi acuan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Untuk itu, empat pilar harus terus disosialisasikan bukan hanya di kalangan partai politik tapi juga masyarakat. Demikian ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulteng, Ir Syafrun Abdullah, saat pembukaan kursus empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang dihelat oleh Fraksi PDI Perjuangan MPR RI di Grand Duta Hotel Palu, hari Minggu (16/6/2013) kemarin. Menurut Syafrun, kursus tersebut merupakan tindaklanjut dari instruksi DPP yang harus dilaksanakan sebagai upaya menyosialisasikan sekaligus menjadikan kader PDIP di Sulteng sebagai kader empat pilar. Adapun kursus diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari DPD, DPC, Caleg dan anggota PDIP se Sulteng. “Kursus kader empat pilar merupakan kegiatan yang sangat penting bagi kalangan PDIP mengingat empat pilar bangsa digagas oleh Ketua MPR RI yakni alm Taufik Kemas yang juga suami dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Karena itu menjadi keharusan bagi pengurus dan kader PDIP di berbagai tingkatan memiliki wawasan dan pengetahuan tentang empat pilar bangsa, sehingga bisa mensosialisasikan kepada masyarakat,” ungkap Syafrun dihadapan para fasilitator dari Fraksi PDIP MPR RI dan peserta kursus. Lebih jauh Syafrun mengatakan, melihat kondisi geografis dan keberadaan struktur dan anggota, maka kursus bisa dilaksanakan lebih dari satu kali. Karena itu ia meminta kepada Fraksi PDIP MPR agar bisa menyiapkan waktu untuk kursus selanjutnya. “Saya berharap kursus kader empat pilar seperti ini bisa difasilitasi oleh Fraksi PDIP MPR RI lebih dari satu kali untuk wilayah Sulteng,” ujarnya. Sementara itu, Rendy Lamadjido yang hadir mewakili Fraksi PDIP DPR RI mengatakan, sosialisasi empat pilar adalah pengetahuan tentang Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara yang bersifat final dan Bhineka Tunggal Ika sebagai sistem sosial bangsa Indonesia. “Saya berharap kursus ini diikuti dengan baik oleh peserta agar mendapat pengetahuan yang baik tentang empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Saya juga mendukung jika kursus kader empat pilar untuk Sulteng ini dilakukan sebanyak dua kali melihat geografis Sulteng yang luas. Disatu sisi agar pengurus dan kader PDIP di Sulteng bisa terakomodir untuk mendapatkan kursus seperti ini,” tandasnya. RYP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar